Selamat pagi semuanya, semoga sehat senantiasa dan dalam lindungan serta nikmat Allah Swt..
Lagi dan lagi, Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Anda semua yang sudah mampir ke blog ini.. Bagi Saya, itu adalah sebuah apresiasi..
Sebenarnya, Saya tak pernah bermaksud untuk menggurui atau merasa yang paling hebat. Saya disini hanya menuliskan apa yang Saya rasakan.. Apa yang Saya alami, yang pernah dilihat. Ingin rasanya berbagi sebuah pengalaman, ilmu dan saling mengingatkan untuk sebuah kebaikan, apalagi jika menyangkut kedepan untuk sebuah majunya hidup.
Jadi, bila dari Anda semua mengira bahwa Saya terlalu berlebihan, Saya moho maaf sekali. Dan mohon untuk hilangkan pikiran buruk Anda jauh-jauh tentang Saya. Saya tegaskan lagi, Saya disini ingin berbagi inspirasi.
Langsung saja, pada postingan ini Saya akan menyajikan sebuah puisi yang amat spesial, serta apa makna dibalik puisi yang telah Saya buat.
DI BAWAH KASIH-MU

Kemana setiap burit angin
Melaju pada derak beringin
Mendesah pelan atas naung rindu
Mewujud hanya bayang syahdu
Menjadi makin hari
Terlunta sebab jauhnya hati
Berjarak ribuan pun
Melintas ranah tandus atau rimbun
Gulma pesakitan ini
Jelas-jelas gamang
Menyokong lalu mengiris
Gelap akhirnya terang
Andai waktu berjalan cepat
Seperti radius cahaya
Mungkin tak akan sempurna
Perjalanan mahabbah cinta
Tak mengapa
Dan tak kubiarkan
Cinta lain melebihi Cintaku pada-Mu
Ingin ku tunduk di bawah kasih-Mu
Mari kita ulas, era zaman sekarang ini banyak sekali anak muda yang terbawa arus pergaulan bebas. Pacaran dan yang lebih parah bisa berdampak pada perbuatan zina yang dilarang oleh Allah Swt.
Kita tengok dengan jeli, bagaimana mereka bisa dengan mudah mengucapkan kata 'Sayang' kepada para lelaki atau perempuan yang bukan mahram nya.
Memang, masa muda adalah masa dimana gejolak-gejolak rasa bermunculan, mewarnai hari. Akan tetapi, perlu diingat bahwa Allah telah memperingakan kita. Pacaran itu tidak ada dalam Islam.! Pacaran itu hanya membawa sebuah kemudharatan dan berujung pada dosa yang besar. Mari sekali lagi, untuk mencerna apa dan tujuan dri sebuah jalinan hubungan pacaran.
Tentu banyak hal yang negatif, dan hampir seluruhnya buruk. Allah telah berfirman dalam Q.S Al-Isra ayat 32 :
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
''Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. ''
Pacaran sesungguhnya adalah gerbang menuju perbuatan zina. Kembali pada diri masing-masing, jalan apa yang hendak dipilih. Mendapat Cinta dari seorang pacar akan tetapi Cinta dari Allah tak didapat, atau Cinta dari Allah akan tetapi bisa juga mendapat Cinta dari jodoh yang telah Allah tetapkan.
Pacarmu belum tentu jodohmu. Jadi, " SAY NO TO PACARAN" . Allah telah memerintahkan, maka kita harus patuh dan tunduk.
Puisi diatas, bermaksud untuk membuka hati kita. Meski jodoh yang belum kita ketahui, belum bertemu , entah dimana sekarang berada, bagaimana keadaannya, dan mungkin rindu akan dirinya. Tapi kita harus tetap istiqomah..
Carilah seseorang yang dapat mencintai dirimu, yang bisa menambah Citamu pada-Nya. Yang memadukan antara Citamu dan Cintanya agar berkuat dan bertebal juga bermuara pada Cinta yang Haq... Cinta pada Allah Swt.
Mungkin hanya itu dari Saya, adapun bila ada kesalahan Saya mohon maafyang sebesar-besarnya. Insya Allah akan diperbaiki pada postigan selanjutnya.. Terimakasih.
Wassalamualaikum WrWb..
Salam,
Syifana Qolbi Priliana_KawanDariUtara
#354
~Semoga Bermanfaat~
